Rangkuman B. Inggris Kelas XI
Rangkuman Materi Bahasa Inggris Kelas XI
1. Exposition Texts (Analytical & Hortatory)
Pada kelas XI, kamu akan belajar mendalami teks eksposisi, yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca atau pendengar tentang suatu pandangan atau argumen. Ada dua jenis utama:
Analytical Exposition Text:
Tujuan: Untuk meyakinkan pembaca bahwa suatu isu itu penting dan perlu diperhatikan, dengan menganalisis argumen-argumen yang ada. Lebih fokus pada "mengapa" sesuatu itu benar/penting.
Struktur Umum:
Thesis: Pernyataan pendapat penulis tentang isu yang dibahas.
Arguments: Serangkaian argumen pendukung tesis, biasanya dimulai dari yang paling kuat.
Reiteration/Conclusion: Penegasan kembali tesis atau kesimpulan dari argumen yang telah disampaikan.
Ciri Kebahasaan: Menggunakan simple present tense, relational processes (is, have, consists of), internal conjunctions (firstly, secondly, in addition), causal conjunctions (because, as a result), dan mental verbs (feel, believe, think).
Hortatory Exposition Text:
Tujuan: Untuk meyakinkan pembaca bahwa sesuatu seharusnya atau tidak seharusnya dilakukan, dan mendorong mereka untuk melakukan tindakan tertentu. Lebih fokus pada "apa yang harus dilakukan" berdasarkan isu.
Struktur Umum:
Thesis: Pernyataan pendapat penulis tentang isu yang dibahas.
Arguments: Alasan-alasan yang mendukung pentingnya tindakan yang dianjurkan.
Recommendation: Rekomendasi atau ajakan kepada pembaca untuk melakukan sesuatu.
Ciri Kebahasaan: Mirip dengan analytical exposition, namun sering menggunakan modal verbs (should, must, ought to), action verbs, dan evaluative words (important, valuable).
2. Explanation Text
Teks eksplanasi menjelaskan bagaimana atau mengapa suatu fenomena terjadi, baik alamiah maupun sosial.
Tujuan: Untuk menjelaskan proses terjadinya sesuatu atau mengapa sesuatu itu ada/terjadi.
Struktur Umum:
General Statement: Pernyataan umum tentang topik yang akan dijelaskan.
Sequence of Explanations: Urutan penjelasan tentang bagaimana atau mengapa fenomena tersebut terjadi, biasanya secara kronologis atau kausalitas.
Closing/Conclusion (Optional): Kesimpulan atau ringkasan dari proses yang dijelaskan.
Ciri Kebahasaan: Menggunakan simple present tense, passive voice (is produced, is caused), action verbs, temporal conjunctions (first, then, next, finally), dan causal conjunctions (because, as a result, so).
3. Procedure Text (Manual/Tips)
Pada kelas XI, teks prosedur biasanya lebih kompleks, seperti manual penggunaan alat atau tips melakukan sesuatu.
Tujuan: Memberikan instruksi tentang cara melakukan sesuatu atau cara menggunakan suatu alat/produk.
Struktur Umum:
Goal/Aim: Tujuan dari prosedur.
Materials/Equipment (Optional): Bahan atau alat yang dibutuhkan.
Steps/Methods: Serangkaian langkah-langkah yang harus dilakukan secara berurutan.
Ciri Kebahasaan: Menggunakan imperative sentences (Cut, Mix, Press), action verbs, connectives/sequence words (first, then, next), dan adverbial phrases (slowly, carefully, for 5 minutes).
4. Cause and Effect Relationship
Mempelajari bagaimana menyampaikan hubungan sebab-akibat dalam kalimat.
Penggunaan Konjungsi:
Cause (Sebab): because, since, as, due to, owing to, as a result of.
Effect (Akibat): so, therefore, consequently, as a result, thus, so that.
Contoh Kalimat:
"He was late because of the traffic jam."
"The traffic jam was heavy; consequently, he was late."
5. Conditional Sentences (Type 0, 1, 2, 3)
Kalimat pengandaian yang menggambarkan kondisi dan hasilnya.
Type 0 (Zero Conditional): Fakta umum atau kebenaran ilmiah.
Formula: If + Simple Present, Simple Present.
Contoh: If you heat water to 100 degrees Celsius, it boils.
Type 1 (First Conditional): Kemungkinan nyata di masa depan.
Formula: If + Simple Present, Simple Future (will/be going to).
Contoh: If it rains tomorrow, I will stay at home.
Type 2 (Second Conditional): Situasi yang tidak nyata atau tidak mungkin terjadi di masa sekarang/masa depan.
Formula: If + Simple Past, would + Verb 1.
Contoh: If I had a million dollars, I would buy a big house. (Kenyataannya tidak punya).
Type 3 (Third Conditional): Situasi yang tidak terjadi di masa lalu (penyesalan atau khayalan).
Formula: If + Past Perfect, would have + Verb 3.
Contoh: If I had studied harder, I would have passed the exam. (Kenyataannya tidak belajar keras, jadi tidak lulus).
6. Passive Voice
Mempelajari cara mengubah kalimat aktif menjadi pasif, di mana subjek dikenai tindakan.
Fokus: Penekanan pada tindakan atau objek yang dikenai tindakan, bukan pada pelakunya.
Formula Umum: To be + Verb 3 (Past Participle).
Contoh Perubahan Tenses:
Simple Present: The book is read by many students.
Simple Past: The car was repaired yesterday.
Present Perfect: The project has been completed.
Simple Future: The letter will be sent tomorrow.
7. Participle Phrases & Gerunds
Gerunds: Kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda (berakhiran -ing).
Contoh: Swimming is my favorite hobby. (Sebagai subjek)
Participle Phrases: Frasa yang dimulai dengan present participle (-ing) atau past participle (-ed/-en) dan berfungsi sebagai kata sifat.
Present Participle Phrase: The man standing over there is my uncle.
Past Participle Phrase: The car damaged in the accident was mine.
8. Reported Speech (Indirect Speech)
Mempelajari cara melaporkan perkataan seseorang tanpa mengulanginya secara langsung. Terjadi perubahan tense, pronoun, dan keterangan waktu/tempat.
Contoh:
Direct: "I am studying English," she said.
Reported: She said that she was studying English.
Direct: "Did you finish your homework?" he asked.
Reported: He asked if I had finished my homework.
Komentar
Posting Komentar